Inilah Cara Mudah Merawat Sepatu Gunung dengan Benar

Mamitama – Tidak seperti jalan yang ada di daratan, jalur di gunung biasanya memiliki medan yang lebih variatif. Ada yang landai, menanjak, berbatu hingga berlumpur. Inilah mengapa para pendaki sebaiknya memakai sepatu gunung. Fungsi dari sepatu ini tidak hanya memberikan perlindungan pada kaki, namun juga akan memudahkan kamu saat mendaki gunung.

Jalur pendakian seringkali berbatu sehingga memungkinkan membuat kaki menjadi cidera jika tidak menggunakan sepatu khusus. Penggunaan sepatu jenis ini tidaklah sesering sepatu yang bisa kamu pakai dalam keseharian. Sepatu jenis ini didesain khusus untuk digunakan di medan yang cenderung tidak rata bahkan berbatu jadi penggunaannya pun hanya sesekali saja.

Intensitas pemakaian yang tidak terlalu sering inilah yang kemudian mengharuskan kamu untuk merawatnya dengan benar. Sepatu yang jarang dipakai bukan berarti awet ya, namun perawatan yang tepatlah yang menjadikan sepatu lebih awet.

Merawat Sepatu Gunung

Pada dasarnya merawat sepatu tidaklah sulit, hanya saja tidak semua orang mau menerapkannya. Lebih lengkapnya berikut akan kami ulas cara mudah merawat sepatu gunung yang dapat dilakukan.

1. Rutin dibersihkan

Tidak jauh berbeda dengan sepatu pada umumnya, sepatu jenis ini juga memiliki dua bagian utama, yakni lapisan dalam dan lapisan luar. Bagian luar (atas) sepatu dapat dibersihkan menggunakan lap basah. Sedangkan untuk bagian  bawah (alas) bisa dibersihkan menggunakan sikat.

2. Gunakan pembersih yang sesuai

Dalam membersihkan sepatu gunung tidaklah boleh sembarangan. Cukup manfaatkan air bersih tanpa perlu detergen. Penggunaan detergen ini dikhawatirkan dapat merusak lapisan waterproof pada sepatu. Alternatifnya, gunakan sabun pencair khusus yang memang diperuntukkan sepatu gunung.

3. Pengeringan yang tepat

Benar sepatu akan cepat kering jika dikeringkan di bawah sinar matahari langsung, namun perlu diketahui pula bahwa hal tersebut dapat merusak tekstur sepatu dan memudarkan warna asli sepatu. Untuk itu jemurlah sepatu di tempat yang teduh (tidak terkena sinar matahari langsung).

4. Penyimpanan yang baik

Setelah sepatu dicuci dan dikeringkan, sekarang saatnya untuk menyimpan sepatu. Nah berhubung bahan sepatu ini bermacam-macam, pastikan kamu tahu betul bahan dasar sepatu tersebut karena ini berkaitan dengan cara penyimpanannya.

Sebelum menyimpan sepatu yang berbahan kulit, kamu bisa menyemir sepatu agar lebih mengkilap. Sementara untuk sepatu berbahan kanvas cukup disemprot cairan waterproof.

Setelah itu simpan sepatu di dalam box (jika ada) kemudian tempatkan di dalam ruang yang suhunya stabil. Jika sepatu ini akan disimpan dalam waktu lama, upayakan untuk sesekali mengeluarkan sepatu agar tidak terlalu lembab. Sepatu yang disimpan di ruangan yang lembab berisiko ditumbuhi jamur dan tentu saja ini dapat merusak sepatu kamu.

5. Pakai kaos kaki

Apabila dalam waktu dekat kamu akan menggunakan sepatu untuk menunjang kegiatan hiking maupun mendaki gunung, pastikan kamu tidak lupa memakai kaos kaki. Kaos kaki ini tidak hanya melindungi kulit kaki, melainkan juga membantu menyerap keringat pada kaki.

Memakai sepatu tanpa kaos kaki memungkinkan keringat menempel pada sepatu dan ini akan membuat sepatu menjadi berbau. Parahnya, sepatu bisa berjamur akibat sepatu yang terlalu lembab.

Demikianlah beberapa cara merawat sepatu gunung yang dapat kamu terapkan. Didesain secara khusus menjadikan sepatu ini membutuhkan perawatan yang berbeda dibandingkan sepatu harian kamu. Walaupun dipakai sesekali saja, jangan lantas mengabaikan perawatannya ya. Tetap rawat sepatu dengan benar agar kualitasnya terjaga sehingga sepatu bisa tahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *